Minggu, 16 Mei 2010

lentera kehidupan.

sejenak kumenarik nafas untuk menahan kesabaran dalam jiwah ini dan aku selalu bersabar hidup jauh dari orang tua hanya untuk temui kewajipan duniawi di bogor aku selalu berharap di setiap detiik yang mulai makin hari makin berlalu yang banyak sesuatu yang terlewati dalam kehidupan ini, ketika saya mengigat masah lalu yang terlewati aku selalu tersenyum bila mengigatnya dan berkata kenapa dulu aku tidak begini dan mengapa yang kupilih ini adalah jalan yang hraus ketempuh dan terkadang jalan yang telah kutempuh mengoda hati ini untuk mundur dan merasah kalo jalan yang kulalui ini sungguh sangat membebaniku, akan tetapi semuanya terlewatkan dengan susah payah. dan sekarng aku memejamkan mata sejenak memikirkan masah depan dan jodohku yang selalu mengacaukan pikiran ini untuk melakukan jalan pintas untuk melaluinya seperti apa yang sekarang yang kulakukan terkadang berpikir ingin mengurangi beban orang tua yang bersusah payah menghidupiku dengan cara mengirit sedikit uang saku tiap bulannya akan tetapi setiap waktu pasti uang yang kusisihkan itu harus terpakai.. mungkin inilah yang harus kulakukan mengapa aku harus mengirit kalo itu memang membuwat aku menderita. ya allah tunjukkan jalanmu danberikanlah aku kekuwatan untuk mengimbanginya..
tapi bukan hanya itu yang aku pikirkan masih banyak lagi? tapi tidak sekarang aku paparkan di dinding ini..

##

djamal

Tidak ada komentar:

Posting Komentar